Properti termasuk investasi yang banyak diminati masyarakat. Sebab, selalu memberikan keuntungan berlibat bila memilih properti dan inve...
Properti termasuk investasi yang banyak diminati masyarakat. Sebab, selalu memberikan keuntungan berlibat bila memilih properti dan investasi di waktu yang tepat.
Apakah saat ini waktu yang tepat membeli properti?
Menurut Chief Project Marketing PT. Indonesian Paradise Property, Reagan Halim, ada tiga indikator yang bisa digunakan untuk melihat peluang investasi yang tepat, yakni tingkat suku bunga Bank Indonesia (SBI), suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan inflasi.
"Saat ini, suku bunga SBI sebesar 4,75 persen. Sedangkan suku bunga KPR turun, dan bahkan ada bank swasta yang memberikan bunga 6 persen. Adapun inflasi sangat rendah. Sebab, pada 2016 saja, inflasi di bawah 4 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa harga barang terkontrol dengan baik oleh pemerintah. Ini mengindikasikan ekonomi akan membaik. Sekarang menjadi waktu yang tepat untuk investasi properti," kata Reagan.
Di momentum perekonomian yang akan membaik ini, maka menentukan properti yang tepat untuk investasi juga tidak kalah penting. Sebab, kata Reagan, investasi properti ini juga perlu selektif agar memberikan keuntungan lebih.
Ada tiga hal yang menjadi patokan dalam berinvestasi properti, yakni lokasi, pengembang, dan limitasi. "Tiga hal ini penting dalam membeli sebuah properti sebagai sarana investasi maupun untuk hunian, agar investasi properti menjadi investasi yang sangat menguntungkan," kata Reagan menegaskan.
Mengenai lokasi, terang Reagan, sangat menentukan harga jual. Membeli properti sama dengan membeli lokasi. Lokasi yang sangat strategis akan memiliki nilai jual yang cepat melambung tinggi. "Keuntungan membeli properti didapat pada saat membeli, bukan pada saat menjual. Artinya, bila membeli di lokasi yang bagus, maka keuntungan sudah pasti di tangan," ujarnya.
Sedangkan terkait pengembang atau developer juga tidak kalah penting. Profil atau jejak rekam dari pengembang juga wajib menjadi pertimbangan dalam investasi properti. Hal ini untuk menghindari kegagalan dalam pembangunan, sedangkan konsumen sudah membeli dan membayar. Di sinilah, kata Reagan, perlunya melihat profil dan komitmen pengembang agar tidak terjebak pada investasi yang salah.
Sementara limitasi menjadi bagian nilai tambah yang sangat menentukan investasi. Mengapa? Menurut Reagan, sesuatu yang diproduksi terbatas, maka barangnya mahal. Dengan demikian, semakin sedikit produk yang disediakan oleh pengembang, maka akan bernilai tinggi.
"Itulah mengapa produk mewah selalu tersedia dalam edisi terbatas. Sebab, hal itu akan menunjukan kelas atau segmen terbatas. Dan tentu juga sebagai nilai eksklusif," kata dia lagi.
Jika menilik tiga hal yang menjadi nilai lebih dalam investasi properti tersebut, maka One Residence telah memenuhi ketiganya. Bahkan, nilai lebih yang dimiliki oleh One Residence tidak dimiliki oleh apartemen lainnya di Batam.
Lokasi One Residence berada di lokasi premier di Batam, yakni bersebelahan dengan kantor BP Batam, berseberangan dengan Kantor Wali Kota Batam dan fasilitas umum Dataran Engku Putri, begitu juga dengan pusat perbelanjaan Mega Mall.
Yang tidak kalah penting, lokasi One Residence juga bersebelahan dengan Pelabuhan Internasional Batam Centre, yang melayani rute pelayaran ke Singapura dan Johor, Malaysia. "Untuk pengembang sudah punya nama, karena PT Retzan Indonusa adalah bagian dari grup pengembang besar, PT Indonesian Paradise Property Tbk., yang membangun Plaza Indonesia, FX Plaza, Beachwalk Mall, Hotel Harris dan lainnya," kata dia lagi.
Lebih penting lagi dari One Residence ialah limitasi. One Residence menyediakan hunian yang terbatas, yakni hanya 300 unit saja dengan berbagai keunggulan yang terdapat di dalamnya. Bahkan, eksklusifitas One Residence ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Kota Batam.
Sales Manager PT. Retzan Indonusa, Hen Bui, mengatakan, One Residence adalah apartemen dengan 29 lantai. Setiap lantai terdiri dari 12 unit hunian dengan lebar koridor 1,8 meter. Lorong koridor ini sangat lega untuk penghuni yang sangat terbatas.
Sedangkan tipe yang tersedia ada tiga, yakni tipe two bedroom standard dengan luas 45 meter persegi, two bedroom corner dengan luas 46,5 meter persegi, dan three bedroom dengan luas 70 meter persegi. "Setiap kamar tidur utama tersedia balkon. Sedangkan di setiap anak kamar tidur dilengkapi full kaca. Jadinya, setiap unit akan mendapatkan pencahayaan yang baik. Dan setiap unit, akan tersedia dua balkon," terang Hen Bui.
Adapun Fasilitas yang tersedia di One Residence sangat komplit dan eksklusif, seperti Infinite Seaview Pool yang juga berdampingan dengan fitness centre dan kids pool. Ada juga The Promenade, yakni area Plaza yang langsung berbatasan dengan pinggir laut , penghuni bisa sambil duduk santai menikmati pemandangan laut.
La Foret Entrance yang merupakan akses masuk menuju lobby apartment di mana sepanjang jalur masuk dipenuhi penghijauan dan disambut air terjun setinggi lima meter sehingga penghuni dan tamu yang masuk akan dimanjakan di lobi mewah. Selain itu, ada lagi Sky Garden di lantai atas yang disediakan untuk menikmati pemandangan laut dan kota Batam lebih leluasa saat pagi dan sore secara nyaman.
"One Residence punya potensi disewakan dengan keuntungan sewa 15 persen per tahun. Hal ini didukung dengan fakta bahwa Hotel Harris memiliki okupansi sangat tinggi. Inilah keuntungan memiliki aparteman yang berdampingan dengan hotel yang telah memiliki jaringan kuat. Dan bila disewakan pun, tentu memiliki keuntungan sangat bagus," tambah Reagan lagi.
One Residence berdampingan dengan Harris Hotel yang juga menjadi bagian dari perusahaan di bawah naungan PT Indonesian Paradise Property Tbk.
Source: BatamPos
Sales & Call. 0812-1213-6654


COMMENTS